Sejarah

SMA Negeri 27 Kabupaten Tangerang berdiri pada tahun 2007, yang diawali ketika masyarakat perumahan bukit Cikasungka dan perumahan Taman Adiyasa harus mencari sekolah setingkat SLTA sampai ke daerah Balaraja atau bahkan sampai ke Jakarta dengan menggunakan akses kereta untuk melanjutkan sekolah. Sehingga beban biaya masyarakat perumahan bukit cikasungka sangat meningkat dalam urusan menyekolahkan putra putri mereka.

Bendasarkan pada hal tersebut, dengan di prakarsai oleh tokoh masyarakat perumahan bukit cikasungka dan Taman Adiasa diantaranya H.R. Dahyat Tunggara yang pada waktu itu menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Sutan Sudaryo, SE yang menjabat sebagai ketua Rukun Warga di perumahan Bukit Cikasungka, Suhardiman, sebagai tokoh masyarakat perumahan bukit Cikasungka, Serda Joko yang menjabat sebagai BABINSA dan bertempat tinggal di  perum bukit Cikasungka dan Holil yang menjabat Kepala Desa Cikoya.

Tokoh masyarakat tersebut mengajukan proposal permohonan SLTA ke Dinas Pendidikan dengan minta persetujuan Camat Solear dan Bupati Kabupaten Tangerang. Pada tahun 2007 pada saat pembukaan ajaran baru keluar surat ijin Nomor 421/kep.314-Huk/2007, tentang pembukaan sekolah dengan nama SMA Negeri 1 Solear dengan tempat belajar mengajar menumpang di SMP Negeri 1 Solear. 

Pejabat harian Kepala sekolah dijabat oleh Ardi, M.Pd dengan kepala sekolah menginduk ke SMAN 1 Cisoka yang dijabat oleh Hadi Ramadi, M.Pd. Sedangkan para guru berasal dari SMP Negeri 1 Solear dan sebagian di datangkan dari SMA 1 Cisoka, dengan jumlah siswa angkatan pertama 24 siswa. Pada Tahun 2010 di kirim dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Kepala sekolah definitif yang di pegang oleh Drs. Heri Supriatna, M.Pd. serta menempati gedung baru yang terletak di Kp. Cisalak Desa Cireundeu dengan berubah nama menjadi SMA Negeri 27 Kab. Tangerang.

Scroll to top