Selamat datang di website SMAN 27 Kab. Tangerang - Sekolah Negeri Tingkat Menengah Atas Terbaik di Tangerang
Thursday, 22 October 2020 11:04

SANG PENJAJAH

Written by sasqehnews27
Rate this item
(1 Vote)

FILE27

 

 

SANG PENJAJAH

 

Pemuda, identik dengan Darah muda yang membara dengan sejuta sel rasa pembangkit soldaritas. Pemuda juga lebih identik dengan sifat ‘labil’ , ‘spontan’, dan ‘emosi yang berlebihan’. Dan jika berbuat kesalahan, tak lekat alasannya dari kata ‘khilaf’.

Hai pemuda-pemudi, godaan apa yang menurutmu rumit dienyahkan? Hal apa yang membuat darah mudamu memanas dan ketika mendorongmu pada perbuatan yang menyimpang? Lalu hal apa yang membuatmu harus bersifat ‘Bodoamat’ ? Persoalan dunia mana yang tak Kau selesaikan dengan cara pertikaian? Hal apa yang memang seharusnya Kau bela?

Wahai pemuda-pemudi, mari kita renungkan jawaban dari pertanyaan diatas. Sudah saatnya dirimu menyadari hal apa yang harus tak Kau pedulikan, dan hal apa saja yang harus kau prioritaskan.

Pertikaian bukanlah salah satu cara yang tepat untuk menyelesaikan masalah. Yah, memang Kau harus berani maju menghadapi masalah itu, dengan kepala dingin dan hati yang tenang. Ayolah pemuda-pemudi Indonesia jangan balik badan, lalu berlari dan bersembunyi dari masalahmu, terutama persoalan dunia yang amat membebanimu.

Mengikuti kata hati adalah salah satu kunci pintu luar dari masalah. Dengan menyelaraskan hati, pikiran, do’a, maka persoalan dunia mana yang sulit kau pecahkan? Inilah penjajah hati dan pikiranmu, para pemuda-pemudi.

 

Yang menjajah, menguasai hati dan pikiranmu masih tak jauh dari rasa syirik atau dengki, dan pastinya juga rasa benci yang memplopori keinginan hati untuk menghancurkan,juga menjatuhkan. Labil, yah itu yang menjadi ciri khas Mu dan juga sifat yang harus dienyahkan dari kehidupanmu.

Dengan membangun prinsip yang difaktorkan oleh norma-norma dan juga do’a, itu semua akan mengurangi sifat labilmu. Bangunkan pendirianmu sekokoh mungkin. 

Disamping itu sebelum Kau memutuskan sesuatu harus mengetahui apa  yang akan terjadi setelah Kau memutuskannya. Khususnya pada para pemuda-pemudi.

Akar dari suatu tunas masalah  hidup pada diri pemuda tak lain dari perilaku yang berasal dari pemikiran satu ‘satu kali saja’, dan menghiraukan penyesalan apa yang akan datang diakhir nanti.

Bangunkan rasa pedulimu wahai pemuda-pemudi Indonesia, apa lagi untuk kemajuan negara dan, bangsa ini. Dengan catatan ‘hilangkan sifat labilmu itu’. Pemuda adalah bibit pembangkit kemajuan negara.

 Namun, dengan sifat bodoamat, kemajuan negara hanya terombang-ambing dalam ”Ra Iso”.

 

~SASQEH!!!NEWS27~

 

 

 

 

Read 2928 times Last modified on Thursday, 22 October 2020 12:03
More in this category: Goresan mu... (Motivasi) »

1 comment

  • Comment Link Herlan Thursday, 25 March 2021 19:22 posted by Herlan

    Budayakan Komentar Yang Positif dan Membangun

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.