Selamat datang di website SMAN 27 Kab. Tangerang - Sekolah Negeri Tingkat Menengah Atas Terbaik di Tangerang
null

null (9)

Wednesday, 30 June 2021 22:50

Hasil Seleksi PPDB 2021

Written by

Assalamu 'alaikum waramatullahi wabarakatuh

Berikut adalah daftar nama pendafatar calon siswa yang lolos/diterima di SMAN 27 Kab. Tangerang

Berikut adalah data pembagian jumlah dan waktu daftar ulang !!!

INFO TAMBAHAN:

  • Daftar Ulang 08-09 Juli 2021 dengan membawa berkas  ASLI dokument SKL/IJAZAHKartu Keluarga (KK), dan Akta Lahir/Keterangan Lahir.
  • Mengisi Form isian pada Link Berikut !!! (menggunakan akun khusus; akan kami berikan ketika yang bersangkutan telah memperlihatkan empat berkas ASLI di atas.
  • Pendaftar yang tidak melakukan proses daftar ulang pada jadwal yang ditentukan dinyatakan gugur secara sepihak, terkecuali dalam keadaan sakit (didahului konfirmasi ke panitia PPDB dan menyertakan surat keterangan sakit dari Dokter) 

Berikut adalah berkas fisik "ALUR ZONASI" yang harus diserahkan ke sekolah tujuan masing-masing pendaftar, dengan terlebih dahulu telah menyelesaikan Pendafatran Online:

  1. Bukti Pendaftran (online) peserta didik, lihat contoh:
  2. Copy Raport Semester 1-5
  3. Copy Surat Keterangan Lulus (SKL)
  4. Copy Akta Lahir
  5. Copy Kartu Keluarga (KK)
  6. Print out screenshoot Peta lokasi terkini/rumah, lihat contoh:

Informasi Tambahan:

 

 

 

 

Sunday, 13 June 2021 20:00

Sambutan Kepsek SMAN 27 Kab. Tangerang

Written by

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Selamat datang diportal web SMA N 27 Kab. Tangerang, portal ini dibangun dan dipublisakan ke khalayak umum adalah sebagai bentuk sarana Komunikasi dan Dokumentasi pihak sekolah kepada masyarkat, khususnya kepada para Wali Murid dan Siswa/i kami sendiri. Selain dari hal tersebut, portal web ini sebagai bentuk bukti eksistensi kami sebagai Lembaga Satuan Tingkat Pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Provinsi Banten yang selalu berusaha mengikuti era kemajuan zaman.
 
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT, atas rahmat_Nya kami telah dapat mengembangkan website ini. Berbagai informasi tentang pendidikan dapat diakses dalam web ini, khususnya Informasi tentang SMA Negeri 27 Kab. Tangerang. Kami akan terus mengembangkan web ini, sehingga dapat mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang sangat cepat serta dinamis dalam dunia pendidikan modern yang bersifat terbuka. Dengan penuh harapan, kiranya website ini dapat memberikan makna yang sebesar-besarnya dalam pengembangan dan pemanfaatannya untuk turut memajukan pendidikan di Banten dan Indonesia.

 

Hormat saya,

 

 

Joni Restono, M.Pd

NIP. 196406121987031012

Sunday, 06 June 2021 07:34

INFORMASI SINGKAT PPDB

Written by
  1. Jalur zonasi:
    1. Jalur zonasi merupakan jalur seleksi PPDB dengan menggunakan letak geografis, wilayah administratif dan letak satuan pendidikan terhadap domisili calon peserta didik di wilayah Provinsi Banten;
    2. Zona adalah kawasan atau area yang meliputi wilayah administratif pemerintahan dalam jarak terdekat (dalam satuan meter) dengan satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah dan ditetapkan oleh Gubernur Banten berdasarkan usulan dari musyawarah keija kepala sekolah (MICKS), musyawarah kerja pengawas sekolah (MKPS);
    3. Berdasarkan surat keputusan Gubernur Banten tentang penetapan zonasi PPDB tahun pelajaran 2021/2022 adalah zona wilayah Provinsi Banten;
    4. Seleksi PPDB pada jalur zonasi adalah jarak terdekat domisili calon peserta didik dengan satuan pendidikan yang dipilih sesuai dengan daya tampung pada jalur zonasi;
    5. Jarak domisili dalam zonasi terdekat dimaksud pada point 1 .d. dihitung berdasarkan jarak dari domisili/tempat tinggal ke satuan pendidikan menggunakan aplikasi sistem informasi PPDB 2021;
    6. Dalam hal teijadi perselisihan jarak panitia satuan pendidikan melakukan verifikasi jarak dengan menggunakan satuan jarak terkecil meter menggunakan aplikasi lain (titik koordinat sekolah sesuai dapodik);
    7. Bila hasil perhitungan point to point hasilnya tetap sama maka prioritas urutan adalah berdasarkan pada usia calon peserta didik yang lebih tua;
    8. Domisili calon peserta didik didasarkan alamat rumah pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 12 (dua belas) bulan sebelum tanggal 21 Juni 2021.
    9. Bagi satuan pendidikan yang berada di daerah perbatasan provinsi penetapan zonasi dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan secara tertulis antara Pemerintah Daerah. Daya tampung bagi peserta didik dari luar provinsi diusulkan oleh satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi untuk mendapat ijin/persetujuan;
    10. Calon peserta didik jalur zonasi adalah 60% (enam puluh persen) dari total jumlah daya tampung peserta didik baru pada satuan pendidikan.
  2. Jalur Afirmasi
    1. Calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga tidak mampu dibuktikan dengan kepemilikan dokumen program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerah seperti:
      • Kartu Indonesia Pintar (KIP); atau
      • Kartu Keluarga Sejahtera (KKS); atau
      • Kartu Pra Sejahtera (KPS)
    2. Jika bukti yang disampaikan calon peserta didik melakukan sekolah wajib melakukan verifikasi dan menindaklanjuti hasil verifikasi;
    3. Peserta didik yang terbukti melakukan pemalsuan bukti dikenakan sanksi dikeluarkan dari satuan pendidikan;
    4. Calon peserta didik pendaftar jalur afirmasi berdomisili di Provinsi Banten;
    5. Kuota peserta didik pada jalur afirmasi paling banyak 15% (lima belas persen) dari total jumlah daya tampung peserta didik baru pada satuan pendidikan.
  3. Jalur Perpindahan Orang Tua/Wali Jalur PPDB perpindahan tugas orang tua/wali diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti tugas orang tua/wali, anak guru mempertimbangkan:
    1. Tempat tugas orang tua/wali yang dimaksud dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi/lembaga/kantor atau perusahaan yang memberi tugas;
    2. Orang tua peserta didik mengajar di sekolah yang dituju dibuktikan dengan SK mengajar;
    3. Kuota jalur perpindahan orang tua/wali paling banyak 5% lima persen dari total jumlah daya tampung peserta didik baru pada satuan pendidikan. Jika kuota 5% tidak terpenuhi, sisa kuota perpindahan orang tua/wali dilimpahkan ke kota jalur zonasi;
    4. Dalam hal jumlah pendaftar jalur perpindahan orang tua/wali, melampaui kuota, maka penentuan peserta didik dalam jalur perpindahan tugas orang tua/wali diprioritaskan pada jarak tempat tinggal calon peserta didik yang terdekat dengan sekolah.
  4. Jalur Prestasi PPDB melalui jalur prestasi ditentukan berdasarkan prestasi calon peserta didik baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik. Kuota calon peserta didik melalui jalur prestasi sejumlah 20% dari total kuota/daya tampung. Dari 20% tersebut dialokasikan 60% bagi calon perserta didik jalur prestasi akademik dan 40% dari jalur prestasi non akademik dengan rincian sebagai berikut:
    1. Jalur prestasi bidang akademik ditentukan dari Nilai rata-rata rapor semester 1 sampai dengan semester 5 SMP/MTs sederajat dengan melampirkan Surat Keterangan Nilai Rapot Peserta Didik dari sekolah asal, dikalikan dengan bobot akreditasi sekolah asal dengan rincian sebagai berikut:
      • Akreditasi A bobotnya adalah 100%
      • Akreditasi B bobotnya adalah 90%
      • Akreditasi C bobotnya adalah 80%
      • Akreditasi D bobotnya adalah 70%
      • Tidak Terakreditasi bobotnya adalah 60%
    2. Jalur prestasi non akademik adalah penghargaan pada tingkat internasional, nasional, provinsi, kabupaten/kota yang diselenggarakan oleh lembaga Pemerintah atau induk organisasi yang diakui oleh Pemerintah, pada bidang seni, olahraga, keagamaan, dan lainnya dengan rincian sebagai berikut:
      • Juara Tiga Tingkat Kabupaten/Kota bobotnya adalah 1
      • Juara Dua Tingkat Kabupaten/Kota bobotnya adalah 2
      • Juara Satu Tingkat Kabupaten/Kota bobotnya adalah 3
      • Juara Tiga Tingkat Provinsi bobotnya adalah 4
      • Juara Dua Tingkat Provinsi bobotnya adalah 5
      • Juara Satu Tingkat Provinsi bobotnya adalah 6
      • Juara Harapan Tiga Tingkat Nasional bobotnya adalah 7
      • Juara Harapan Dua Tingkat Nasional bobotnya adalah 8
      • Juara Harapan Satu Tingkat Nasional bobotnya adalah 9
      • Juara Tiga Tingkat Nasional bobotnya adalah 10
      • Juara Dua Tingkat Nasional bobotnya adalah 11
      • Juara Satu Tingkat Nasional bobotnya adalah 12
      • Juara Harapan Tiga Tingkat Internasional bobotnya adalah 13
      • Juara Harapan Dua Tingkat Internasional bobotnya adalah 14
      • Juara Harapan Satu Tingkat Internasional bobotnya adalah 15
      • Juara Tiga Tingkat Internasional bobotnya adalah 16
      • Juara Dua Tingkat Internasional bobotnya adalah 17
      • Juara Satu Tingkat Internasional bobotnya adalah 18

Baca Juga INFO PPDB TP 2021/2022

Tuesday, 09 June 2020 12:34

Video Dokumentasi

Written by

Wednesday, 27 May 2020 17:19

PPDB 2021/2022

Written by

JADWAL PPDB

Penyelenggaraan PPDB SMAN Tahun Pelajaran 2021/2022 di Provinsi Banten di atur dengan jadwal sebagai berikut:

 
No. Kegiatan Waktu Pelaksanaan
1. Penetapan Zonasi 27 April 2021
2. Sosialisasi PPDB 20 Mei s/d 16 Juni 2021
3. Pendaftaran PPDB SMAN:  
  Jalur Zonasi 21 Juni s/d 23 Juni 2021
Jalur Afirmasi 30 Juni s/d 02 Juli 2021
Jalur Perpindahan Orang Tua 30 Juni s.d 02 Juli 2021
Jalur Prestasi 30 Juni s.d 04 Juli 2021
4. Verifikasi dan rekonsiliasi data SMAN 24 s.d 26 Juni 2021
5. Pengumuman Hasil Seleksi PPDB SMAN  
  Jalur Zonasi 27 Juni 2021
Jalur Afirmasi 06 Juli 2021
Jalur Perpindahan Orang Tua 06 Juli 2021
Jalur Prestasi 06 Juli 2021
6. Daftar Ulang SMAN  
  Jalur Zonasi 28 s.d 29 Juni 2021
Jalur Afirmasi 07 s.d 08 Juli 2021
Jalur Perpindahan Orang Tua 07 s.d 08 Juli 2021
Jalur Prestasi 07 s.d 08 Juli 2021
7. Awal Tahun Pelajaran 2021/2022 12 Juli 2021

 

PENDAFTARAN

  1. Pengumuman pendaftaran jenjang SMAN
    1. Pengumuman pendaftaran merupakan informasi kepada masyarakat yang memuat waktu pendaftaran dan persyaratan, pelaksanaan seleksi, penetapan hasil seleksi serta daftar ulang;
    2. Pengumuman PPDB dapat diperoleh melalui:
  2. Tata cara pendaftaran
    1. Calon peserta didik melakukan pendaftaran secara daring melalui laman/website PPDB atau melalui operator sekolah jika tidak memungkinkan melakukan secara mandiri;
    2. Calon peserta didik yang memilih jalur zonasi menentukan titik kordinat domisili sesuai dengan alamat kartu keluarga;
    3. Calon peserta didik yang memilih jalur zonasi yang tidak memungkinkan mendaftar secara online di tempat domisili dapat mendaftar di tempat lain atau di sekolah yang dituju dengan mengubah titik koordinat sesuai dengan alamat yang tertera pada kartu keluarga atau Surat Keterangan Domisili;
    4. Jika terjadi perbedaan hasil perhitungan jarak antara Calon Peserta Didik pada jalur zonasi dengan Panitia PPDB Satuan Pendidikan maka akan dilakukan perhitungan/pengecekan bersama.
    5. Calon peserta didik yang memilih jalur pendaftaran zonasi dapat memilih 2 (dua) satuan pendidikan dan dapat mengubah pilihannya sebanyak 3 (tiga) kali selama masa pendaftaran;
    6. Calon peserta didik yang memilih salah satu jalur pendaftaran dan sudah dinyatakan diterima pada salah satu satuan pendidikan, maka tidak dapat memilih jalur pendaftaran lain.
    7. Calon peserta didik jalur afirmasi dan perpindahan orang tua melakukan pendaftaran dengan cara mengunjungi Satuan Pendidikan yang dituju.
    8. Calon peserta didik yang sudah memilih jalur pendaftaran pada SMK tidak dapat mengikuti pendaftaran pada jalur SMA dan sebaliknya.
    9. Bagi calon peserta didik dengan NISN kosong atau NISN ganda, serta calon peserta yang berasal SLTP/MTs/Sederajat di luar Provinsi Banten maka pendaftaran dapat dibantu oleh operator sekolah yang dituju.
  • Jalur zonasi:
    1. Jalur zonasi merupakan jalur seleksi PPDB dengan menggunakan letak geografis, wilayah administratif dan letak satuan pendidikan terhadap domisili calon peserta didik di wilayah Provinsi Banten;
    2. Zona adalah kawasan atau area yang meliputi wilayah administratif pemerintahan dalam jarak terdekat (dalam satuan meter) dengan satuan pendidikan yang diselenggarakan pemerintah dan ditetapkan oleh Gubernur Banten berdasarkan usulan dari musyawarah keija kepala sekolah (MICKS), musyawarah kerja pengawas sekolah (MKPS);
    3. Berdasarkan surat keputusan Gubernur Banten tentang penetapan zonasi PPDB tahun pelajaran 2021/2022 adalah zona wilayah Provinsi Banten;
    4. Seleksi PPDB pada jalur zonasi adalah jarak terdekat domisili calon peserta didik dengan satuan pendidikan yang dipilih sesuai dengan daya tampung pada jalur zonasi;
    5. Jarak domisili dalam zonasi terdekat dimaksud pada point 1 .d. dihitung berdasarkan jarak dari domisili/tempat tinggal ke satuan pendidikan menggunakan aplikasi sistem informasi PPDB 2021;
    6. Dalam hal teijadi perselisihan jarak panitia satuan pendidikan melakukan verifikasi jarak dengan menggunakan satuan jarak terkecil meter menggunakan aplikasi lain (titik koordinat sekolah sesuai dapodik);
    7. Bila hasil perhitungan point to point hasilnya tetap sama maka prioritas urutan adalah berdasarkan pada usia calon peserta didik yang lebih tua;
    8. Domisili calon peserta didik didasarkan alamat rumah pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 12 (dua belas) bulan sebelum tanggal 21 Juni 2021.
    9. Bagi satuan pendidikan yang berada di daerah perbatasan provinsi penetapan zonasi dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan secara tertulis antara Pemerintah Daerah. Daya tampung bagi peserta didik dari luar provinsi diusulkan oleh satuan pendidikan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan provinsi untuk mendapat ijin/persetujuan;
    10. Calon peserta didik jalur zonasi adalah 60% (enam puluh persen) dari total jumlah daya tampung peserta didik baru pada satuan pendidikan.
  • Jalur Afirmasi
    1. Calon peserta didik baru yang berasal dari keluarga tidak mampu dibuktikan dengan kepemilikan dokumen program penanganan keluarga ekonomi tidak mampu dari pemerintah pusat atau daerah seperti:
      • Kartu Indonesia Pintar (KIP); atau
      • Kartu Keluarga Sejahtera (KKS); atau
      • Kartu Pra Sejahtera (KPS)
    2. Jika bukti yang disampaikan calon peserta didik melakukan sekolah wajib melakukan verifikasi dan menindaklanjuti hasil verifikasi;
    3. Peserta didik yang terbukti melakukan pemalsuan bukti dikenakan sanksi dikeluarkan dari satuan pendidikan;
    4. Calon peserta didik pendaftar jalur afirmasi berdomisili di Provinsi Banten;
    5. Kuota peserta didik pada jalur afirmasi paling banyak 15% (lima belas persen) dari total jumlah daya tampung peserta didik baru pada satuan pendidikan.
  • Jalur Perpindahan Orang Tua/Wali Jalur PPDB perpindahan tugas orang tua/wali diperuntukkan bagi calon peserta didik yang mengikuti tugas orang tua/wali, anak guru mempertimbangkan:
    1. Tempat tugas orang tua/wali yang dimaksud dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi/lembaga/kantor atau perusahaan yang memberi tugas;
    2. Orang tua peserta didik mengajar di sekolah yang dituju dibuktikan dengan SK mengajar;
    3. Kuota jalur perpindahan orang tua/wali paling banyak 5% lima persen dari total jumlah daya tampung peserta didik baru pada satuan pendidikan. Jika kuota 5% tidak terpenuhi, sisa kuota perpindahan orang tua/wali dilimpahkan ke kota jalur zonasi;
    4. Dalam hal jumlah pendaftar jalur perpindahan orang tua/wali, melampaui kuota, maka penentuan peserta didik dalam jalur perpindahan tugas orang tua/wali diprioritaskan pada jarak tempat tinggal calon peserta didik yang terdekat dengan sekolah.
  • Jalur Prestasi PPDB melalui jalur prestasi ditentukan berdasarkan prestasi calon peserta didik baik prestasi akademik maupun prestasi non akademik. Kuota calon peserta didik melalui jalur prestasi sejumlah 20% dari total kuota/daya tampung. Dari 20% tersebut dialokasikan 60% bagi calon perserta didik jalur prestasi akademik dan 40% dari jalur prestasi non akademik dengan rincian sebagai berikut:
    1. Jalur prestasi bidang akademik ditentukan dari Nilai rata-rata rapor semester 1 sampai dengan semester 5 SMP/MTs sederajat dengan melampirkan Surat Keterangan Nilai Rapot Peserta Didik dari sekolah asal, dikalikan dengan bobot akreditasi sekolah asal dengan rincian sebagai berikut:
      • Akreditasi A bobotnya adalah 100%
      • Akreditasi B bobotnya adalah 90%
      • Akreditasi C bobotnya adalah 80%
      • Akreditasi D bobotnya adalah 70%
      • Tidak Terakreditasi bobotnya adalah 60%
    2. Jalur prestasi non akademik adalah penghargaan pada tingkat internasional, nasional, provinsi, kabupaten/kota yang diselenggarakan oleh lembaga Pemerintah atau induk organisasi yang diakui oleh Pemerintah, pada bidang seni, olahraga, keagamaan, dan lainnya dengan rincian sebagai berikut:
      • Juara Tiga Tingkat Kabupaten/Kota bobotnya adalah 1
      • Juara Dua Tingkat Kabupaten/Kota bobotnya adalah 2
      • Juara Satu Tingkat Kabupaten/Kota bobotnya adalah 3
      • Juara Tiga Tingkat Provinsi bobotnya adalah 4
      • Juara Dua Tingkat Provinsi bobotnya adalah 5
      • Juara Satu Tingkat Provinsi bobotnya adalah 6
      • Juara Harapan Tiga Tingkat Nasional bobotnya adalah 7
      • Juara Harapan Dua Tingkat Nasional bobotnya adalah 8
      • Juara Harapan Satu Tingkat Nasional bobotnya adalah 9
      • Juara Tiga Tingkat Nasional bobotnya adalah 10
      • Juara Dua Tingkat Nasional bobotnya adalah 11
      • Juara Satu Tingkat Nasional bobotnya adalah 12
      • Juara Harapan Tiga Tingkat Internasional bobotnya adalah 13
      • Juara Harapan Dua Tingkat Internasional bobotnya adalah 14
      • Juara Harapan Satu Tingkat Internasional bobotnya adalah 15
      • Juara Tiga Tingkat Internasional bobotnya adalah 16
      • Juara Dua Tingkat Internasional bobotnya adalah 17
      • Juara Satu Tingkat Internasional bobotnya adalah 18

Red Noted: SMAN 27 Tidak Pernah Membuat Group Chat Sosmed Mengenai Segala Bentuk Informasi PPDB 2021, Sumber Informasi Resmi adalah melalui web ini dan http://ppdb.bantenprov.go.id. Adapun nomor yang bisa dihubungi dengan kilik icon whatsapp (fast respon) pada status bar (pojok kiri atas).

Tuesday, 28 April 2020 23:28

Saran dan Keluhan

Written by

Tuesday, 28 April 2020 22:40

Piala

Written by

Berikut Merupakan Perolehan Piala Putra/i Kami dari Berbagai Jenis dan Tingkat Lomba (Lokal; Tingkat Kecamatan, Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Internasional)